Prosedur Pembelian Property Syariah

Berikut kami sampaikan prosedur pembelian perumahan syariah yang akan dilalui oleh setiap calon konsumen yang ingin berinvestasi Property Syariah melalui MarketingSakti.Com :

prosedur-pembelian-property-syariah

Prosedur Pembelian Perumahan Syariah

  1. Konsumen memilih unit/kavling yang tersedia dan membayarkan uang tanda jadi sebagai pengikat (booking),
    dan mengisi form SPPR. Pembayaran ini memotong pada harga jual.
  2. Dengan mengisi dan menandatangani Surat Permohonan Pembelian Rumah (SPPR) maka berarti setiap calon
    pembeli bersedia mematuhi dan tunduk pada ketentuan yang berlaku.
  3. Maksimal 7 (tujuh) hari dari tanggal pendaftaran (Booking/pilih kavling) formulir SPPR yang sudah diisi dan
    ditanda tangani dikembalikan sekaligus juga menyerahkan kelengkapan data pemohon dan pembayaran
    Uang Muka Pertama.
  4. Data konsumen dan formulir permohonan pembelian rumah tersebut akan diverifikasi oleh pihak developer.
  5. Developer berhak memutuskan apakah permohonan konsumen bisa diproses lebih lanjut atau ditolak. Keputusan tersebut dikeluarkan selambat-lambatnya dalam 7 hari kerja.
  6. Jika dianggap tidak memenuhi ketentuan dan persyaratan maka pengajuan pembelian dibatalkan dan
    uang tanda jadi/Booking hangus dan uang muka dikembalikan sesuai prosedur yang berlaku.
  7. Untuk permohonan yang disetujui, proses berikutnya adalah konsumen membayar Uang Muka dan cicilan
    Indent, sesuai permohonan dan ketentuan pembayaran yang dituangkan di SPPR.
  8. Pembatalan pemesanan oleh konsumen setelah persetujuan kredit maka Booking Fee hangus dan sisanya
    dikembalikan dalam waktu 6 (enam) bulan sejak disetujuinya pembatalan tersebut oleh Developer dan
    dipotong biaya Administrasi sebesar Rp. 3 juta rupiah.
  9. Pelaksanaan Akad Istishna’ (perjanjian jual beli pesanan/indent) dilaksanakan selambat-lambatnya 1 bulan
    setelah Uang Muka lunas. Dan konsumen melanjutkan pembayaran cicilan indent sesuai yang telah dipilih.
  10. Konsumen diwajibkan membayar angsuran tepat waktu di setiap bulan sesuai jadwal pembayaran yang sudah
    ditandatangani dalam SPPR.
  11. Pembatalan pemesanan oleh konsumen setelah akad Istishna’ maka booking fee hangus, dikenakan potongan
    biaya sebesar Rp. 5 juta dan sisanya dikembalikan selambat-lambatnya 2 tahun sejak disetujuinya pembatalan
    tersebut. Dan atau jika unit tersebut terjual kembali dan developer sudah menerima pembayaran sesuai
    kewajiban sisa pengembalian.
  12. Progress pekerjaan proyek dan Unit rumah dibangun sesuai ketentuan tahapan bangun pada tiap-tiap proyek,
    dengan masa pekerjaan pembangunan unit adalah 3-4 bulan. Dan serah terima unit ditentukan sesuai pilihan
    masa Indent tiap-tiap konsumen.
  13. Setelah unit rumah selesai dibangun, konsumen akan diundang untuk serah terima kunci sekaligus penanda-
    tanganan Akta Jual Beli (AJB) secara Notaril dan sekaligus tanda tangan surat pernyataan penitipan sertifikat.
  14. Dengan dasar AJB yang sudah ditandatangani, Developer memproses Balik Nama Sertifikat, IMB, dan PBB ke
    atas nama konsumen dan memproses penitipan sertifikat ke pihak yang ditunjuk.
  15. Konsumen berhak menerima copy data legalitas atas unit rumah yang dibeli.
  16. Setelah sisa kewajiban/angsuran konsumen lunas, sertifikat bisa diambil di pihak penitipan dengan membawa
    surat tanda bukti lunas dari pihak developer.
  17. Pelunasan sisa kewajiban atas rumah yang dibeli bisa dipercepat tanpa dikenakan denda/pinalty, atau tetap
    mengikuti ketentuan di SPPR.

Jika informasi tentang prosedur pembelian perumahan syariah ini masih belum jelas, silahkan kirimkan pertanyaan anda melalui form Email.