Pemerintah Agar Apresiasi Program Perumahan Syariah dari Rumahku Surgaku

TANGERANG – Program Rumahku Surgaku telah banyak menyediakan perumahan syariah bagi rakyat di beberapa daerah.

Dalam pelaksanaan program tersebut didukung organisasi RCC (Riba Crisis Centre), asosiasi pengembang Perwiranusa, dan agen properti MSC (MarketingSakti.Com).

Empat lembaga tersebut eksis mendorong hadirnya perumahan syariah yang tanpa bunga, tanpa denda, dan tanpa sita bagi rakyat sejak 6 tahun lalu. Saat ini sudah ribuan masyarakat memiliki rumah dengan mudah lewat program tersebut.

CEO Rumahku Surgaku Deri Suandi mengatakan pihaknya membangun perumahan ini selalu berkomunikasi dengan pemerintah melalui asosiasi pengembang Perwiranusa.”Jadi kita ini sah dan riil.Kita nyata bukan bohong maka kami minta pemerintah apresiasi ini,” katanya saat seremoni Serah Terima Kunci Perumahan Alkautsar Moslem City di Hotel Horison, Tangerang, Sabtu (26/6/2021).

Menurutnya, untuk membangun perumahan berbasis syariah itu Allah telah memberi banyak pintu, banyak jalan, dan juga rezeki. Sehingga terus tumbuh dan berkembang di masyarakat.

Bahkan Deri untuk meyakinkan rasa penasaran konsumen dia sampai bertanya soal rumah konsumen ke peserta di acara tersebut.”Bapak ibu sudah tahu kan, rumahnya ada. Bukan pasir. Bukan fiktif,” katanya.

Ratusan konsumen perumahan Alkautsar Moslem City siap menerima kunci dari pengembang perumahan syariah tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa konsumen di sini tak hanya membeli rumah.Tapi kehidupan rumah tangganya ingin sholeh dan baik. Karena itu hubungan ini tak sekedar jual beli rumah tetapi hubungan jangka panjang dalam membangun kawasan yang nyaman.

Deri mengucapkan selamat kepada ratusan konsumen Alkautsar Moslem City yang telah menerima kunci rumah.”Mari kita nolkan riba, kita bareng-bareng bangun ekonomi dan kekuatan ekonomi,” ujarnya.

Diketahui dalam acara serah terima kunci perumahan tersebut hadir perwakilan empat lembaga penggerak perumahan syariah. Sementara konsumen yang menerima kunci rumah sebanyak 140 orang.(is)

Posted in Artikel, Progress.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.