Lombok Bersinergi Hidupkan Rumah Berkah Tanpa Riba

Lombok, RS Online

Berawal dari sebuah kayakinan dan kepatuhan kepada Allah SWT, para pejuang anti riba mengerahkan segala upaya untuk fokus dan konsen dalam menyadarkan serta  mengangkat kaum muslimin dari jeratan riba kapitalis.

Paguyuban Anti Riba atau yang disingkat dengan PAGARI. Ini merupakan salah satu wadah guyub yang digunakan sebagai motor penggerak nasional dalam melawan kejamnya riba. Paguyuban ini sudah menyebar ke suluruh pelosok nusantara bahkan hingga ke Lombok.

Dalam agendanya, PAGARI bersinergi dengan berbagai elemen guna mewujudkan kehidupan yang bebas dari riba. Salah satu usaha yang diwujudkan adalah membangun perumahan yang sesuai dengan syariah. Hal ini mengingat perumahan adalah kebutuhan primer yang dewasa ini menjadi sasaran empuk para kapitalis riba.

Sabtu (09/12) kemarin, PAGARI yang ada di Lombok telah membuat sebuah langkah nyata yaitu bekerjasama dengan gerakan “Rumahku Surgaku” yang dimotori oleh PT.CSM (Cipta Sumber Mas) untuk mengadakan perumahan syar’i. Proyek ini nantinya akan menggunakan skema saling menguntungkan seperti yang diajarkan dalam esensi syariah.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyadarkan saudara-saudara kita akan bahaya riba. Dan kami juga memohon pertolongan kepada Allah SWT supaya diberi kekuatan dalam mewujudkan langkah-langkah tersebut, salah satunya dalam perealisasian kerjasamadengan PAGARI Lombok di proyek Rumahku Surgaku ini” kata Deri Suwandi, direktur PT.CSM (Cipta Sumber Mas) yang sekaligus menjabat sebagai Sekjen APSI (Asosiasi Properti Syariah Indonesia), saat ditemui di sela-sela meeting dengan PAGARI Lombok.

Menurut Deri, kerjasama seperti ini akan dilakukan di seluruh nusantara dan tidak hanya dalam program pengadaan perumahan saja. “Insyaallah kami tidak akan bergerak di bidang properti saja tetapi di segala bidang yang disitu ada unsur ribanya. Insyaallah kami akan berjuang… Bismillah” tutup lelaki muda yang juga menjabat sebagai Ketua Presidium RCC (Riba Crisis Center) ini.

(Redaksi)

Posted in Artikel, Progress.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *