hijrah riba

Gelombang Hijrah Nusantara

hijrah ribaAlhamdulillah wa syukurillah..  Setelah mulai maraknya dakwah-dakwah Anti Riba ditengah masyarakat yang diselenggarakan oleh berbagai kalangan. Mulai dari para Ulama, Asatidz, muballigh, juga dari pelaku-pelaku ribawi yang bertaubat, bahkan dari pribadi-pribadi yang tergugah terdorong ingin berbuat sesuatu bagi Agamanya, bagi bangsanya. Memicu tumbuhnya kesadaran masyarakat tentang bahaya riba dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. Kemudhorotan yang jelas dan nyata, penjajahan ekonomi suatu bangsa yang bagai benalu menghisap semua hasil-hasil kerja. Dan yang paling berbahaya juga ternyata menyerang dari sisi TAUHID, Aqidah dan mampu menggugurkan syahadat.

hijrah ribaMaka gelombang kesadaran umat ini memicu sebuah gerakan BEBAS RIBA. Kaget, shok dan terpana, betapa selama ini hidup dalam laknat ALLAH dan menjadi musuh bagi ALLAH dan RasulNya. Segera tersadar dan menerima dengan ikhlas ketentuan ALLAH Jabbul jalal yang mengharamkan dan dengan keras mengancam pelaku-pelaku RIBA. Jiwa-jiwa murni mulai terpanggil, hidayah mulai menyentuh relung-relung hati. Tersadar dan mulai melihat kedalam dirinya, memeriksa harta-hartanya, sumber-sumber penghasilannya, juga pekerjaan-pekerjaannya.

Masya Allah… Subhanallah.. Allahu Akbar! Sebuah gelombang kesadaran umat dan gerakan berhijrah menggelora diseluruh tanah air, gerakan kembali pada aturan ALLAH dan RasulNya, kembali tunduk taat pada ketentuan dari sang Khaliq yang maha tahu, maha melindungi, maha pengasih dan penyayang. Meneguhkan diri, membulatkan tekad, dan membangun Azzam suci dari lubuk sanubari untuk sepenuhnya memegang teguh iman tauhidnya. mulai menyadarkan keluarganya, istrinya, ibunya saudara2nya, serta kerabat dan handai taulannya. Ikhlas dan ridho meninggalkan kehidupan jahiliyah nya, keluar dari pekerjaan-pekerjaan yang selama ini dibanggakan, harta-harta yang selama ini dikumpulkan, arena ALLAH, Karena memilih menjadi muslim.

hijrah riba

Lalu masuk dalam proses hijrah dan bertaubat tanpa menghiraukan banyak cemoohan, caci cela dan sinis yang melanda. Mengikuti panggilan cercah iman yang tadinya mati suri, dibakar dan membara lagi tersentuh ujian atas haramnya riba bagi muslim sejati. Kita disuguhkan bukti-bukti kebesaran ALLAH yang menjadi pilihan hati, memilih janji-janji ALLAH dan meninggalkan lambaian duniawi. Rangkaian kesulitan, cobaan-cobaan, serta ujian-ujian datang silih berganti. Penghasilan mulai seret, kewajiban-kewajiban permbayaran jadi tertunda bahkan seakan tak sanggup dipikul lagi. Ujian – ujian kesiapan batin, mental, dan kesungguhan niat-niat para penghijrah ini. Kisah-kisah taubat riba yang seringkali menggugah hati, menggelitik sisi iman, dan membuat kita tak sadar bertakbir. Pertunjukan kisah-kisah tauhid, ALLAH membuktikan diriNya bergitu pantas di Sembah.
Sungguh… disinilah ujian-ujian hijrah itu dimulai. Sebuah kesempatan uji nyali yang hanya dimiliki mereka-mereka yang memilih berpegang pada jaminan ALLAH. Syahadat yang telah diikrarkan menemui batas, menerima ketentuan ALLAH atau berbalik melawan. Mencari seribu alasan, berkelit dengan logika-logika syaithan.
Satu persatu muslim-muslim berhijrah kembali kejalan ALLAH, memulai kembali awal kehidupan baru.

Posted in Artikel, Motivasi & Hikmah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *